Duduk termenung sendiri menatap langit
Rasai hati terluka mendekap sakit
Deburan ombak pecah tertangkap bulan
Lenyap bayangmu disisi sepi menelan
Sejumlah nafasmu rindu kuhirup
Diantara butir pasir berbisik redup
Tak ku tangkap wajahmu dari mata sayu
Hingga fajar di ufuk timur mengharu
Seperti jejak langkah tersapu buih
Tak bersambut cintaku melepuh perih
Terkubur pada angan menyerah pada sepi
Jiwaku hanya terhibur bayang imaji
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar